Hasil Laporan PKM-M Gunung Api Purba

Agustus 23, 2010 at 4:37 pm 2 komentar


Setelah mendapatkan anggaran dana dari Dikti untuk melaksanakan program yang telah diusulkan maka kelompok yang lolos diwajibkan untuk membuat laporan. Penyusunan laporan PKM pun ada panduan dan ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi. Alhamdulillah “Green Culture Team” PKM-M dari Universitas Ahmad Dahlan yang melaksanakan PKM-M di Desa Nglanggeran melaksanakan sesuai rencana dan pengajuan proposalnya, ada sedikit perubahan dan penyempurnaan juga dalam realisasi dilapangan. Kelancaran dari program PKM yang dilakukan tidak luput dari bantuan karang taruna, ibu PKK, Gapoktan, Pemerintah Desa Nglanggeran dan dukungan dari Dinas-dinas terkait yang diajak bekerjasama.

Laporan disusun secara bersama-sama oleh 5 personil team PKM dan 1 Dosen Pendamping. Berikut adalah sepenggal hasil laporan PKM-M dari “Green Culture Team” PKM-M Universitas Ahmad Dahlan 2010 yang disyahkan di Yogyakarta, 26 Juni 2010.

ABSTRAK

Program Pengelolaan Potensi Wisata Alam Gunung Api Purba sebagai Industri Wisata Kreatif di Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul, pada dasarnya bertujuan untuk memaksimalkan peran masyarakat dalam mengelola potensi wilayah yang dimiliki menjadi sebuah aset yang bermakna. Kebermaknaan itu, akan tercapai jika seluruh potensi yang dimiliki masyarakat bisa diberdayakan lebih maksimal. Dengan menggunakan metode pelatihan dan praktek langsung masyarakat Nglanggeran dapat lebih memahami konsep pengelolaan suatu Industri Wisata Alam. Melalui pengelolaan potensi yang dimiliki Wisata Alam Gunung Api Purba secara profesional akan lebih menarik minat wisatawan untuk menikmati industri wisata tersebut. Sehingga hal tersebut menjadi lapangan usaha baru bagi masyarakat lokal dengan tidak meninggalkan kepedulian terhadap pelestarian alam.

Kata Kunci: Industri Wisata Alam, Pengelolaan Usaha Wisata, Gunung Api Purba

Koordinasi Dengan Dinas Terkait dan Masyarakat di Pendopo Kalisong

Koordinasi Dengan Dinas Terkait dan Masyarakat di Pendopo Kalisong

KATA PENGANTAR

Puji syukur pada AllahYang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM). Program ini telah dilaksanakan selama periode waktu tiga bulan, yaitu 14 Maret – 30 Mei 2010.

Laporan akhir ini ditulis sebagai bentuk pertanggungjawaban dari realisasi program yang diselenggarakan oleh tim PKMM kami, atas usulan yang telah disetujui oleh Dikti melalui DP2M, yang berjudul “Pengelolaan Potensi Wisata Alam Gunung Api Purba sebagai Industri Wisata Kreatif di Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul”. Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang selama ini telah membantu terlaksananya program ini, diantaranya:

1. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui DP2M yang telah memberikan kesempatan kepada tim kami dalam merealisasikan usulan yang diajukan.

2. Bapak Drs. Muchlas, M.T. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unversitas Ahmad Dahlan  Yogyakarta.

3. Ibu Siti Mahsanah. B., STP, M.T. selaku Ketua Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

4. Bapak Afan Kurniawan, S.T., M.T. sebagai Dosen Pendamping PKMM yang telah memberikan motivasi dan bimbingan kepada kami.

5. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Gunungkidul, dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertambangan Gunungkidul, serta penyuluh PT Excelindo Pratama Semarang yang telah bersedia menjalin kerjasama dalam pelaksanaan program ini.

6. Pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Nglanggeran Patuk Gunungkidul yang telah memberikan kesempatan, dukungan dan kerjasamanya dalam perealisasian program kreativitas mahasiswa pengabdian kepada masyarakat.

Semoga laporan ini dapat menjadi bahan penilaian dan pertimbangan bagi juri sehingga tim kami dapat melanjutkan ke tahapan PIMNAS. Atas segala usaha tersebut, penulis mengucapkan terima kasih. Semoga kita semua dapat mengungkapkan segala fenomena yang berlaku di dunia dengan ilmu dan akal yang telah dikarunikan oleh Allah SWT . Amin.

Yogyakarta, 14 Juni 2010

Penulis,

I. METODE PENDEKATAN

Pada peningkatan Potensi Wisata Alam Gunung Api Purba Desa Nglanggeran menjadi industri wisata kreatif, terdapat dua kegiatan yang akan dilaksanakan. Pertama, penyusunan bahan/materi pelatihan yang disesuaikan dengan sasaran pelatihan. Bahan/materi tersebut diperoleh dari studi literatur, narasumber langsung (kerjasama dengan lembaga terkait seperti: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Pertanian kabupaten Gunungkidul Yogyakarta). Kedua, pelatihan peningkatan Potensi Wisata Alam Gunung Api Purba Desa Nglanggeran menjadi industri wisata kreatif.

1. Diklat Manajemen Pengelolaan Usaha

Dalam pelaksanaan kegiatan ini akan dikenalkan manajemen pengolahan industri wisata. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas kebudayaan dan Pariwisata, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Adapun yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah karang taruna. Materi pelatihannya disampaikan dengan metode seminar menggunakan media audio visual atau slide. Dalam kegiatan ini akan dikenalkan juga salah satu metode promosi wisata dengan menggunakan media leaflet dan media internet.

2. Pelatihan Bahasa Asing (Bahasa Inggris)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemandu wisata setempat dimana keterampilan tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas industri wisata tersebut. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Conversation dan pengenalan Grammar. Kegiatan ini mendapat dukungan dari studi klub Bahasa Inggris program studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

3. Pelatihan Kuliner Organik dan Higenis

Dengan adanya kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang kuliner organik dan higenis yang selaras dengan ciri khas industri wisata tersebut. Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah  karang taruna dan PKK. Pelatihan ini dilaksanakan 2 kali pertemuan. sedangkan metode kegiatannya yaitu penyuluhan dengan media audio visual atau slide tentang kuliner organik dan higienis, dan melakukan praktik di lapangan pengolahan kuliner yang organik dan higienis.

4. Pelatihan Cocok Tanam Organik

Kelompok tani adalah sasaran utama dari pelatihan bercocok tanam ini. Dimana terdapat 3 kelompok tani di Desa Nglanggeran yaitu kelompok tani Sidomuncul, Mugo Dadi, Ngudi Makmur. Adapun kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Pertanian kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Metode penyampaian materi pelatihannya yaitu penyuluhan tentang bercocok tanam secara organik menggunakan audio visual atau slide dan melakukan praktik di lahan pertanian.

5. Pelatihan Pembuatan Komposter (Alat Pembuat Pupuk Kompos)

Adapun pelatihan ini melibatkan 3 kelompok tani yang ada di Desa Nglanggeran. Dalam pelatihan ini kelompok tani diharapkan dapat membuat komposter (alat pembuat Pupuk Kompos) yang dapat memproduksi pupuk kompos. Sehingga  Pupuk Kompos yang dihasilkan dapat digunakan dalam bercocok tanam secara organik. Dalam kegiatan ini kelompok tani akan dikenalkan dengan dua Komposter berskala berbeda, yaitu Komposter Skala Rumah Tangga dan Komposter Komunal yang nantinya akan dikelola secara bersama-sama oleh ketiga kelompok tani tersebut.

II. PELAKSANAAN PROGRAM

Kegiatan PKMM yang dilaksanakan di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul terlaksana dari tanggal 14 Maret – 30 Mei 2010. Berikut bentuk kegiatan-kegiatan dalam program ini.

1. Diklat Manajemen Pengelolaan Usaha

Dilaksanakan pada hari Sabtu, 03 April, 21 Mei dan 25 Mei 2010 dengan 30 peserta dari anggota Karang Taruna BPM (Pengelola wisata) dan yang menjadi narasumber adalah Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Joglo Kalisong, Nglanggeran, Patuk, Gununungkidul. Saat ini Pengelola Wisata sudah mempunyai media promosi leflet dan juga website yang dikelola secara mandiri oleh pengelola (Karang Taruna Bukit Putra Mandiri).

2. Pelatihan Bahasa Asing (Bahasa Inggris)

Dilaksanakan 8 kali pertemuan sesuai dalam pengajuan proposal yaitu pada tanggal 2, 16, 23, 30 April 2010 dan  2, 7, 21, 28 Mei 2010. Jumlah peserta rata-rata 13 orang dari anggota Karang Taruna BPM (Pengelola wisata) dan pemateri berasal dari anggota Team PKMM kami. Dengan terlaksananya program ini Karang Taruna Bukit Putra Mandiri dapat lebih mengenal dan termotivasi untuk terus belajar bahasa inggris, baik dari Grammar maupun Daily Conversation yang dapat diaplikasikan dalam memandu pengunjung wisata gunung Api Purba.

3. Pelatihan Kuliner Organik dan Higenis

Dilaksanakan 2 kali pada tanggal 14 dan 21 Mei 2010 dengan jumlah peserta 23 dan 15 ibu-ibu  PKK Desa Nglanggeran. Narasumber pelatihan ini adalah Kasi. Sarana Industri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertambangan Gunungkidul. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta memiliki ketrampilan dalam membuat berbagai jenis kuliner yang telah dipraktikan, yaitu: susu kedelai dan enting-enting kacang. Manfaat jangka panjangnya, disamping untuk menunjang keberadaan desa wisata, juga dapat membuka peluang usaha baru bagi penduduk Nglanggeran, yaitu usaha kuliner.

4. Pelatihan Cocok Tanam Organik

Dilaksanakan 2 kali pada tanggal 4, 5 Mei 2010 dengan jumlah peserta 12 dan 9 peserta anggota Gapoktan Desa Nglanggeran. Narasumber dari pelatihan ini berasal dari 2 instansi, yaitu: Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dan dari Instansi swasta yaitu penyuluh PT Excelindo Pratama Semarang. Dalam pelatihan ini masyarakat langsung praktek cocok tanam dengan metode cocok tanam organik dan modern. Dengan terselenggaranya program ini, masyarakat memiliki ketrampilan dalam membuat pupuk organik dan muncul  kesadaran untuk mulai menerapkan penggunaan pupuk organik. Pelatihan ini meliputi beberapa kegiatan. Seperti: studi banding pertanian ke daerah lain yang telah menerapkan cocok tanam organik dan penanaman cabe secara modern di daerah Cikal, Karangsari, Semin, Gunungkidul (atas biaya dari program ini dan swadaya masyarakat). Disamping itu, melalui program ini terjalinnya hubungan silaturahmi dan kerjasama antara Gapoktan desa Nglanggeran dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura serta PT Excelindo Pratama-SMG dalam kelanjutan pendampingan cocok tanam di desa Nglanggeran.

5. Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Starter Pupuk Kompos

Dilaksanakan 3 kali pertemuan pada 26, 29 Maret dan 5 April 2010 dengan rata-rata peserta 18 anggota Gapoktan Desa Nglanggeran. Narasumber pelatihan ini dari Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan Patuk. Setelah mengikuti pelatihan, sebagian besar masyarakat desa yang tergabung dalam Gapoktan Nglanggeran, saat ini mulai mempraktikan dan membuat pupuk organik berupa NPK organik, kompos, dan starter kompos (ragi pembuatan pupuk kompos)  yang dibuat secara berkelompok. Produk tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa Nglanggeran dalam penerapan metode cocok tanam organik. Manfaat lain dari kegiatan ini, selain masyarakat bisa memperoleh pupuk dengan mudah juga berpeluang menciptakan peluang usaha baru, dengan jalan menjual hasil pembuatan pupuk, dan starter kompos.

6. Program Tambahan Materi Diklat (Pengembangan)

a. Pembuatan Starter Kompos

Program ini merupakan diklat tambahan yang tidak tercantum dalam usulan. Kegiatan ini dilaksanakan setelah mengkaji permasalahan yang dihadapi masyarakat. Sebagaian besar masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk kimia, baik karena alasan ekonomi maupun kelangkaan pupuk di pasaran. Sebagai gantinya, mereka memanfaatkan limbah ternak yang berupa kotoran hewan untuk menggantikan pupuk kimia. Namun, cara ini dipandang kurang efektif, karena pemahaman masyarakat terhadap pupuk kompos dari kotoran hewan masih sangat minim. Namun, setelah pemberian materi diklat yang berupa pembuatan Starter kompos, dapat mengatasi permasalahan tersebut. Berbekal pengalaman praktik saat mengikuti diklat, masyarakat kemudian mempraktikkan sendiri di lingkungan rumah, ternyata hasilnya cukup membanggakan. Starter kompos bukan hanya dapat dijadikan bahan utama pembuat kompos, namun juga dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Aroma tidak sedap dari kotoran hewan mampu dihilangkan oleh starter kompos ini. Dua manfaat yang amat berguna bagi kehidupan masyarakat desa Nglanggeran.

b. Ketrampilan Komputer melalui Pembuatan Web Site Gunung Api Purba dan Facebook

Materi diklat ini dipandang perlu dalam menunjang keberhasilan pengelolaan Wisata Gunung Api Purba. Dengan, memiliki web site (http://www.gunungapipurba.com/), dan Facebook, promosi wisata akan semakin mudah dilaksanakan. Dampak panjangnya, diharapakan mampu mendongkrak popularitas industri wisata alam ini, sehingga selalu dikunjungi wisatawan.

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan PKMM yang telah dilaksanakan diantaranya :

a. Melalui Diklat Manajemen Pengelolaan usaha pengelola wisata menjadi lebih profesional dalam memanajemen organisasinya. Seperti: pembagian Jobdesk dan Prosedur Operasional Baku (SOP). Manfaat lain bagi masyarakat yaitu bekal ketrampilan untuk memulai usaha cindera mata dan cindera rasa (usaha kuliner).

b. Pemandu wisata memiliki kemampuan dalam Conversation secara sederhana. Sehingga mampu berkomunikasi dengan wisatawan asing yang datang.

c. Masyarakat dapat membuat pupuk organik, starter pupuk kompos dan melakukan penerapan metode tanam organik (Cabe Organik). Bahkan, melalui pelatihan tersebut, membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di bidang pupuk organik.

d. Pengelola wisata (Karang Taruna BPM) mempunyai media promosi menggunakan leaflet dan website (www.gunungapipurba.com). Sehingga masyarakat dapat mengelolanya sebagai salah satu media promosi.

e. Terjalinnya hubungan kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertambangan Gunungkidul, dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, serta PT. Excelindo Pratama Semarang dengan Pemerintah Desa Nglanggeran dalam mengembangkan potensi di Kawasan Gunung Api Purba di Desa Nglanggeran.

IV. KESIMPULAN DAN SARAN

Dengan pelaksanaan kegiatan PKMM di Desa Nglanggeran, Patuk Gunungkidul. Maka kesimpulan yang dapat diambil, diantaranya:

a. Terdapat potensi luar biasa berupa SDM dan SDA di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul yang jika dikelola oleh masyarakat dan pemerintah daerah akan memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

b. Usaha yang kurang signifikan dalam mengelola kawasan Gunung Api Purba desa Nglanggeran yang sangat berpotensi untuk dijadikan Industri Wisata Kreatif, terutama dalam pemberdayaan masyarakat lokal.

c. Program PKMM yang telah dilaksanakan memberikan manfaat kepada masyarakat berupa pemahaman dan ketrampilan serta membuka jalan terjalinnya kerjasama antara warga masyarakat dengan beberapa instansi yang bermanfaat bagi pengembangan kawasan wisata tersebut.

Saran yang dapat kami sampaikan diantaranya:

a. Perlu adanya perhatian khusus dan tindak lanjut dari program yang telah terlaksana dari pemerintah daerah dan dinas terkait, melihat potensi yang dimiliki Desa Nglanggeran untuk pengembangan industri wisata berbasis organik dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Sebab, masih banyaknya angka pengangguran pada usia produktif di wilayah tersebut

b. Penumbuhan kesadaran masyarakat atas potensi yang ada di wilayah Desa Nglanggeran. Sehingga nantinya masyarakat akan lebih aktif untuk mengakses informasi dan juga melakukan pendekatan kepada dinas terkait agar lebih diperhatikan.

c. Adanya program-program serupa, baik dari pemerintah maupun instansi lainnya, yang peduli pada kesejahteraan masyarakat dan potensi alam di Kawasan Gunung Api Purba Desa Nglanggeran.


About these ads

Entry filed under: Desa Nglanggeran. Tags: , , , , , , , , , , , , , .

PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) di Gunung Api Purba Suka Duka Mengabdi di Masyarakat

2 Komentar Add your own

  • 1. EXO point  |  September 15, 2010 pukul 8:02 am

    terimakasih atas infonya

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  September 17, 2010 pukul 6:46 am

      sama-sama…

      Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Komentar Pengunjung

Sugeng Handoko on Program Live In di Gunung Api…
Sugeng Handoko on Goa Pindul
bob on Goa Pindul
grahitaputri on Program Live In di Gunung Api…
Sugeng Handoko on Sentra Pemuda Taruna Purba Man…

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 305,712 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: