Lunturnya Makna Sumpah Pemuda di Era Globalisasi

Oktober 28, 2010 at 9:08 am 6 komentar


Hari sumpah pemuda, merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Yang dimana para Pemuda Indonesia menyatakan mengaku bertumpah darah satu Tanah Air Indonesia, mengaku berbangsa satu Bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia. Tekad dan nilai sejarah itu kini mulai pudar dimasa globalisasi yang dimana orang bebas melakukan segala sesuatu tanpa batas tanpa mengganggu kebebasan orang lain. Seiring kemajuan jaman, kepandaian para pemuda Indonesia yang dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa dan pelajar terdidik lainnya tersirat hal yang sangat ironis jika saya melihatnya.

 

Karang Taruna yang Mencoba menjaga Sumpah Pemuda

Karang Taruna yang Mencoba menjaga Sumpah Pemuda

Hal ironis itu adalah lunturnya makna kesatuan untuk tetap dirajut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai contoh kini marak dan sering kita temui adanya tawuran antar pemuda. Penyampaian aspirasi anarkis oleh mahasiswa yang katanya menyuarakan suara rakyat tapi malah mengganggu ketenangan dan ketertiban ditengah-tengah masyarakat. Ada juga diera yang semakin maju ini para pemuda hanya membuang waktu berharganya untuk kegiatan-kegiatan non produktif seperti main-main tanpa tujuan pasti, game, begadang dan banyak kegiatan lain yang kurang produktif. Bahasa pergaulan dan komunikasi yang digunakan oleh kaula mudapun kini semakin menjauh dari bahasa persatuan bahasa Indonesia, kini muncul bahasa Alay yang merusak identitas bahasa persatuan kita. Beberapa komunitas tertentu merasa bangga dengan bahasa Alay dan merasa malu menggunakan bahasa persatuan Bahasa Indonesia. Itulah yang sangat mengkhawatirkan bisa-bisa 10 tahun lagi orang tidak akan mengenal lagi Bahasa Indonesia.

Alangkah baiknya jika kita sebagai pemuda Indonesia bisa memaknai dan menghargai cita-cita luhur para pemuda terdahulu untuk bisa menjadikan Bangsa Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh dan bisa berkembang maju. Sebenarnya banyak yang dapat dilakukan oleh generasi muda yang lebih positif dan bermanfaat bagi orang lain dan masyarakat. Misalnya saja Mahasiswa, sebagai anak muda yang berintelektual dan berpendidikan segudang kegiatan yang dapat dilakukan antara lain aktif dalam kegiatan-kegiatan penelitian seperti PKM, aktif di organisasi yang memberikan dampak positif dikampus dan masyarakat dan juga bisa mengembangkan potensi diri sendiri dengan meningkatkan soft skill yang nantinya dapat berguna dimasa mendatang.

Selain itu bagi pemuda yang non mahasiswa dan tinggal didesa juga segudang kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya bisa aktif dikegiatan kepemudaan seperti karang taruna, dan melakukan kegiatn positif seperti peningkatan potensi desa, pembimbingan masyarakat untuk produktif, dll.

Harapan penulis dengan adanya hari sumpah pemuda dan selalu diperingati ini tidak hanya menjadi rutinitas saja, melainkan memberikan dampak penambahan kualitas bagi pemuda-pemuda di Indonesia untuk terus menjaga dan meningkatkan kemampuan diri untuk mewujudkan cita-cita luhur dari pemuda-pemuda bangsa Indonesia yang telah terdahulu. Jangan pantang menyerah dan saatnya “Yang Muda Yang Berkarya”. Tetep Semangat dan Terus Berkarya. (Sugeng handoko)

About these ads

Entry filed under: Curhat Handoko, Karang Taruna Bukit Putra Mandiri. Tags: , , , .

Inilah Foto Mbah Maridjan Meninggal Inilah Foto Awan Puncak Merapi Berbentuk Kepala Petruk

6 Komentar Add your own

  • 1. Yohan Wibisono  |  Oktober 28, 2010 pukul 1:12 pm

    Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang Bisnis dan Kesehatan di blogku : http:// http://www.ptmsi.net, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

    Balas
    • 2. handoko  |  Oktober 28, 2010 pukul 1:22 pm

      oke makasih ya… coba saya kunjungi…

      Balas
  • 3. Sabatini M. Sasmita  |  November 7, 2011 pukul 6:42 pm

    yang makna sumpah pemuda bagi mahasiswa di era globalisasi, diposting donk..

    Balas
    • 4. Sugeng Handoko  |  November 8, 2011 pukul 12:02 pm

      iya insyaallah … terimakasih masukannya….

      Balas
  • 5. Candace  |  Oktober 17, 2012 pukul 6:13 pm

    This kind of post is invaluable. Where may I discover more?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Komentar Pengunjung

Sugeng Handoko on Program Live In di Gunung Api…
Sugeng Handoko on Goa Pindul
bob on Goa Pindul
grahitaputri on Program Live In di Gunung Api…
Sugeng Handoko on Sentra Pemuda Taruna Purba Man…

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 275,014 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: