Bukit Nglanggeran Dijadikan Kebun Buah

Februari 22, 2011 at 11:23 am 4 komentar


Patuk (KR) – Kawasan objek wisata Gunung Api Purba Bukit Nglanggeran, Patuk akan dijadikan kebun buah. Dinas tanaman pangan dan holtikultura mulai menanam 1000 batang mangga dari Kementrian Pertanian RI lewat APBN perubahan 2010. Sedangkan dari APBD 2011 ini direncanakan ditanam pohon rambutan dan durian masing-masing 100 batang.

Bukit Nglanggeran Dijadikan Kebun Buah

Bukit Nglanggeran Dijadikan Kebun Buah

Pemerintah Desa Nglanggeran telah menyediakan tanah seluas 35 Hektar yang merupakan sultan ground untuk kebun buah. “Diharapkan kebun buah tersebut untuk mendukung Bukit Nglanggeran sebagai objek wisata alam yang kini diusulkan menjadi Geo Park ke Badan Dunia Unesco”, ujar camat Patuk Drs. Budi Hartono didampingi Kades Nglanggeran Senen, Selasa (8/2).

Dikatakan Budi sesuai rencana awal kebun buah di bukit Nglanggeran akan dipetakan menurut jenis buah-buahan, dan direncanakan untuk semua jenis buah akan ditanam dikawasan tersebut. Hanya karena kecamatan Patuk memiliki Icon penghasil sawo, maka dikebun buah juga akan dikembangkan khusus tanaman sawo.

Bukit Nglanggeran yang dikenal sebagai Gunung Api Purba sudah semakin dikenal sebagai Objek Wisata khusus, sudah semakin banyak dikunjungi wisatawan, baik umum, pejalar dan mahasiswa. Setiap minggu tidak kurang dari 1000 pengunjung yang hingga kini masih dikelola oleh Karang Taruna Desa Nglanggeran.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Supriyadi STP didampingi Kasi Holtikultura Purwono Sulistyo Hadi SPMP ditemui terpisah mengatakan, rencana budidaya kebun buah di  sekitar kawasan Bukit Nglanggeran, selain untuk menghijaukan kawasan, juga digunakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung daya tarik wisata. Kebun buah disatu kawasan ini akan mendapatkan perlakuan khusus mulai dari tanam, pemeliharaan sampai pada emberantasan hama. Jenis buah yang dipilih adalah tanaman yang cocok untuk wilayah setempat diantaranya durian, mangga, dan rambutan.

Khusus untuk tanaman durian, didaerah Patuk ada varietas unggul yang sudah dikembangkan penduduk setempat yakni durian Patuk. Jenis Durian ini hampir menyerupai durian Petruk, hanya rasanya lebih manis dan gurih. (Awa)-f.

Tanggapan saya :

Penulis dan pengelola kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Desa Nglanggeran sangat berterimakasih kepada Bapak Camat patuk, dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Gunung Kidul yang telah turut memperhatikan Kawasan Bukit Nglanggeran. Memang diperlukan upaya dan kerjasama semua pihak untuk menjadikan Gunung Api Purba sebagai Taman Bumi (Geo Park).

Namun dalam berta yang ditulis KR ini mungkin ada sedikit yang diralat, terkait jumlah pengunjung di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba. Dalam tulisan diatas disebutkan “Setiap minggu tidak kurang dari 1000 pengunjung yang hingga kini masih dikelola oleh Karang Taruna Desa Nglanggeran”. Jika membaca pernyataan tersebut berarti bisa dipastikan setiap minggu minimal ada 1000 pengunjung. Hal ini kurang benar bahwa hingga saat ini (Selasa 22, Februari 2011) pengunjung dalam satu minggu masih belum bisa dipastikan ada 1000 pengunjung.

Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba memang ramai didatangi pengunjung saat hari-hari libur dan juga setiap sabtu-minggu. Hingga saat ini kisaran pengunjung dalam satu minggu antara 200-600 orang. Hal itu tidak pasti tergantung masa liburan dan kegiatan mahasiswa yang datang. Terimakasih atas berbagai pihak yang telah membantu kami. Tetap Semangat dan Terus Berkarya…!!! (Sugeng Handoko)

About these ads

Entry filed under: Desa Nglanggeran, Kliping. Tags: , , , , , , .

Perjalanan Jogja-Semarang Peluang kenalkan potensi daerah ke Berita Nasional

4 Komentar Add your own

  • 1. irwan  |  Februari 22, 2011 pukul 1:40 pm

    sesuai dengan angan2 saya dulu…saya berpikir kedepan gunung nglanggeran harus menjadi wisata agro…pasti semakin banyak pengunjung yang datang…mudah2an rencana ini bisa dilanjutkan dan ada yang bisa merawatnya….

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  Februari 22, 2011 pukul 1:45 pm

      iya, makasih mas atas dukungan dan juga banyak masukan dan pemikirannya… yang menjadi PR kita adalah mengawal program2 itu untuk bisa lebih baik…. salam BPM

      Balas
  • 3. grosir baju  |  Februari 27, 2011 pukul 6:40 pm

    terrus berjuang mas

    Balas
  • 4. our site  |  Maret 16, 2011 pukul 12:20 pm

    i want to get one

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Komentar Pengunjung

Sugeng Handoko on Program Live In di Gunung Api…
Sugeng Handoko on Goa Pindul
bob on Goa Pindul
grahitaputri on Program Live In di Gunung Api…
Sugeng Handoko on Sentra Pemuda Taruna Purba Man…

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 291,382 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: