Pembangunan Fasilitas Wisata secara Mandiri

April 16, 2010 at 10:27 pm Tinggalkan komentar


Wisata tidak terlepas dari fasilitas pendukung didalamnya, namun untuk membangun dan  melakukan pengadaan fasilitas-fasilitas tersebut bukanlah hal yang mudah. Sepertihalnya di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Desa Nglanggeran ini. Alhamdulillah kawasan ini mulai semakin dikenal dan diminati oleh banyak wisatawan. Dalam proses pembangunannya sampai detik ini (16 April 2010) belum ada instansi pemerintah secara resmi melakukan pembangunan dalam bentuk fisik dilokasi ini, dari dinas terkait (Dinas Kebudayaan dan pariwisata Gunungkidul) baru sebatas membantu melakukan pendampingan dan promosi kawasan ini. Berbagai fasilitas yang ada saat ini yang berupa :

  1. Pendopo Joglo kalisong yang sering digunakan sebagai lokasi pertemuan dan seminar/pelatihan.
  2. Gardu Pandang yang dibangun diatas gunung
  3. Jalan akses menuju Puncak (sekarang ada 2 jalur)
  4. Kamar mandi dan MCK , serta
  5. Parkiran, Talut dan Benteng di kalisong
  6. Sekretariat Karang Taruna yang juga sebagai Pusat Informasi Wisata

Pembangunan Sekretariat dan MCK

Merupakan hasil dari semangat dan keinginan warga masyarakat dan juga karang taruna selaku pengelola dan motor penggerak dalam perkembangan pariwisata di Desa Nglanggeran. Seperti halnya Pendopo Joglo kalisong, yang merupakan swadaya murni warga masyarakat untuk membangun sebuah tempat yang dapat digunakan oleh masyarakat setempat saat melakukan ritual rasulan maupun sebagai tempat bersinggah dan kegiatan para wisatawan.  Gardu Pandang, merupakan bangunan yang terbuat dari kayu dan ijuk dipuncak gunung sudah dibangun sejak tahun 2003/2004 oleh karang taruna senior kami (jamannya Lek Irwanto, Lek Ponirah, Mbak Dewi, Lek Pardiyo, Lek Naryo,Lek Suranto dll) loh kok malah jadi nyebutin nama-nama, oke ga papa buat mengenang perjuangan mereka dan sampai saat ini masih walau tinggal 2 buah saja yang dulunya 3, namun akibat gempa Jogja 2006 tidak dikelola maka rusak dirusak tangan jail pengunjung yang tidak bertanggung jawab.
Jalan akses menuju Puncak, dari Pintu masuk pendopo kalisong naik itu merupakan jalan akses baru yang dibuat oleh masyarakat Desa Nglanggeran 3 pedukuhan yaitu : Nglanggeran Kulon, Nglanggeran Wetan, dan Gunungbutak. Warga masyarakat memiliki semangat yang kuat untuk menjadikan desa Nglanggeran menjadi kawasan wisata yang maju. Kemudian untuk kamar mandi dan MCK merupakan hasil dari pengelolaan retribusi yang dilakukan oleh Karang taruna Bukit Putra Mandiri, kami mengucapkan terimaksih kepada pengunjung dan wisatawan yang hadir dari beliau-beliau kami bisa membangun fasilitas MCK. Untuk Parkiran, talut dan Benteng di kalisong merupakan kesepakatan warga masyarakat dan pemerintah desa Nglanggeran alokasi dana dari PNPM Pedesaan, yang dimana ternyata pemerintah desa dan juga masyarakat sepakat alokasi dana tersebut buat peningkatan wisata Gunung Api Purba dibuat parkiran, talut dan Benteng (diketuai pak Sudiono) yang merupakan anggota karang Taruna BPM juga.

Sekretariat BPM dan Pusat informasi Wisata

Pusat Informasi Wisata yang sekaligus menjadi secretariat karang taruna Bukit Putra Mandiri dibangun dari hasil jerih payah pengurus karang taruna BPM, yaitu dari hasil menang Lomba Karang Taruna Berprestasi tahun 2009 (menjadi juara II se DIY) yang mendapatkan hadiah sejumlah uang namun harus dalam bentuk barang dari Dinas Sosial DIY. Beberapa karang taruna lain mengajukan proposal hadiah untuk membeli kamera digital, Laptop, dll namun dari kami (karang Taruna Bukit Putra Mandiri) sepakat untuk menggunakan senilai uang itu membangun Pusat Informasi Wisata di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran. Dan Alhamdulillah uang senilai 5 jutaan yang kemudian dipotong pajak dan sebagainya itu ditambahi dengan kas karang taruna bisa berwujud sekretariat karang taruna yang sekarang kami gunakan.
Harapan kami semangat dari warga masyarakat dan juga pemuda tidak akan pernah luntur untuk mengembangkan wisata Gunung Api Purba. Kami juga berharap kepada dinas terkait untuk bisa lebih mengerti dan memperhatikan beberapa perjuangan yang telah kami lakukan dan terus tetap melakukan pembinaan dan pendampingan. Banyak juga saya mendengar aspirasi dan suara hati dari teman-teman karang taruna dan juga warga masyarakat mengeluh dan berkeluh, “kita (karang taruna dan warga masyarakat) melakukan perjuangan ini secara mati-matian dan semangat tidak taunya besok semua diambil pemda”. Seperti itulah saya mendengar bisikan-bisikan dari beberapa teman kami, namun dengan tetap optimis kami mencoba menutup dan melakukan pendekatan kepada mereka agar hal tersebut tidak menjadikan kobaran semangat untuk maju menjadi pudar.
Besar harapan penulis (yang juga menjadi ketua karang taruna BPM) melihat berbagai perjuangan dari masyarakat dan juga pemuda desanya yang mempunyai mimpi besar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk bisa terus mengelola potensi wisata yang dimiliki tanpa harus nanti semuanya diambil dan dikelola oleh pemerintah daerah. Kami akan merasa senang jika Pemda memperhatikan kami dari sejak kami bangkit dan melakukan pembinaan, dan akhirnya tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat untuk mengelola kawasan wisata itu. Untuk bisa mengetahui hasil dari jerih payah yang telah mereka lakukan dan kini tinggal menjaga dan melestarikannya.
Teruslah maju, semangat dan bersatu Desaku……

Entry filed under: Wisata Alam Gunung Nglanggeran. Tags: , , .

Kayu Cendana dan aturan Penebangan Flying Fox di Gunung Api Purba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : @GunungApiPurba

Persiapkan dan pastikan waktu longgar Sahabat Geopark untuk 7 Desember 2016. Akan ada penampilan "Gunung Sewu Night Specta". Menjemput Impian Mendunia... penampilan kesenian lokal kolaborasi dengan musik orkestra. Dimeriahkan permainan pencahayaan lampu yg akan ditembak didinding Gunung Api Purba. Akan menjadi pertunjukan yang spektakuler. Insyaallah... semoga Barokah.

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 407,175 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM

Liat Foto2 di FB


%d blogger menyukai ini: