Ketidak konsistenan dari oknum Instansi

Juli 6, 2010 at 12:05 am 7 komentar


Dalam suatu even dan kegiatan tertentu sering kita jumpai dengan adanya team dan group kerja dengan pembagian tugas dan fungsi masing-masing. Seperti halnya yang ada di Karang Taruna Bukit Putra Mandiri Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Alhamdulillah dalam team kami sudah ada pemahaman dan juga visi yang sama yaitu “memajukan Desa Nglanggeran dan mensejahterakan masyarakat dengan pengelolaan Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba dan Desa Wisata Nglanggeran”. Hal itu insyaallah akan tercapai seperti yang kami pantau dari perkembangan dan kemajuan dari wisata yang kami kelola. Sejak pertengahan tahun 2007 awal 2008 terpatri tekat bulat dari pengurus untuk mengelola wisata Gunung Nglanggeran.

Seiring berjalannya waktu, kawasan kami semakin dikenal dan diminati oleh banyak pengunjung dari berbagai kalangan, diantaranya dari mahasiswa, pecinta alam, wisatawan asing, kelompok organisasi kepemudaan, instansi sekolah dan bahkan dari instansi pemerintah. Pelayanan dan tanggapan yang hangat coba kami sajikan berkolaborasi dengan kebudayaan khas desa Nglanggeran yang selalu ramah menanggapi pengunjung. Banyak suka duka yang telah kami alami dalam menanggapi berbagai macam even. Disini akan saya awali bercerita sukanya dulu, banyak hal menarik yang kami dapatkan diantaranya:

  1. Mendapatkan saudara dan teman baru
  2. Menjadi lebih kreatif dan inovatif seiring bertambahnya pengetahuan dari kegiatan2
  3. Adanya kegiatan kepariwisataan yang bermanfaat bagi masyarakat (pedagang mendapatkan rejeki)

Karang taruna BPM Anti Korupsi dan Konsisten dalam Kegiatan

Karang taruna BPM Anti Korupsi dan Konsisten dalam Kegiatan

Namun juga ada beberapa hal yang membuat semangat kami surut (duka yang kami rasakan):

  1. Terdapat beberapa “oknum” dari instansi baik swasta maupun pemerintah yang menggunakan kesempatan menjadikan Desa Nglanggeran menjadi lahan kegiatan (tidak proporsional)
  2. Ketidak konsistenan kesepakatan pembayaran dari awal mulai kegiatan dan pada akhir kegiatan, walaupun pada akhirnya dapat terselesaikan dengan baik, (contoh : SMA 1 K***** M*** pada even kemah, Dinas B***** ********** tidak sesuai antara pesanan dan pembayaran).

Harapan kami, kepada oknum-oknum seperti itu jangan sampai diulangi lagi saat melakukan kerjasama dengan kami (karang Taruna Bukit Putra Mandiri). Budaya korupsi da apalah orang menyebutnya hanya akan merusak generasi bangsa. Jangan sampai semangat pemuda desa yang selalu berkobar ternodai dan tersiram oleh oknum dari suatu instansi yang dilakukan oleh segelintir orang saja. Mungkin dari kami ada yang bisa menyadari hal tersebut, namun tidak sedikit dari anggota yang merasa hilang semangat karena perjuangan yang dilakukan dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Penulis mengajak dan berharap, kepada siapapun itu yang akan melakukan kerjasama baik even kegiatan maupun kerjasama investor ke Kami, untuk bisa mengikuti konsistensi yang telah kami bangun yaitu kebersamaan, kejujuran, transparan dan menguntungkan semua pihak tanpa harus menggunakan cara-cara tidak baik.

Terus berkarya demi kemajuan bangsa….. (Sugeng handoko)

Entry filed under: Curhat Handoko. Tags: , , , , .

Hasil ekspedisi Team Pencari fakta Gunung Api Purba Pohon Termas( tanaman obat )

7 Komentar Add your own

  • 1. Godlob  |  Juli 9, 2010 pukul 7:55 am

    Pengalaman adalah guru yang terbaik . .,

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  Juli 9, 2010 pukul 9:03 am

      iya, dengan adanya itu kita lebih disiplin dan cermat… semoga semua bisa menjadi lebih baik dan bisa berkarya demi bangsa…. kapan kita bisa maju kalo tidak bisa merubah dari hal yang terkecil. terimakasih pak sudah mampir ke blog kami…

      Balas
  • 3. bukan siapa-siapa  |  Juli 21, 2010 pukul 8:57 am

    kalau organisasi managemennya dikelola orang2 muda biasanya bisa maju cepat…
    tapi kadang-kadang bimbingan dari orang tua juga masih diperlukan biar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa kita minimalisir
    saya sebagai orang yang pernah dianggap berkecimpung di organisasi ini merasa bangga jika organisasi ini bisa maju…
    yang saya pesankan…tlong kita tidak lupa pula pada makna seorang manusia yang harus pula berbagi dan toleransi kepada orang lain…tidak pula lupa beribadah…karena kesuksesan tanpa diiringi makna ruhani akan hampa…

    Balas
    • 4. Sugeng Handoko  |  Juli 21, 2010 pukul 9:07 am

      oke terimakasih atas masukannya… Insyaallah untuk berbagi dan toleransi kepada orang lain tetep kita lakukan, dukungan dari warga, pemeintah desa dan dinas sangatlah berarti…. kadang untuk bisa lebih tau pasti kita harus didalamnya…. Terimakasih masukannya ya…. Tetap Semangat dan Terus Berkarya…!!!

      Balas
  • 5. adjk  |  Agustus 23, 2010 pukul 12:40 pm

    mungkin setiap ada sebuah perjanjian kita ikat dengan materai ..jadi perjanjian itu dilandasi hukum..itu akan lebih baik..dan kita tidak dirugikan

    Balas
    • 6. Sugeng Handoko  |  Agustus 23, 2010 pukul 3:52 pm

      terimakasih atas masukannya, sebenernya usulan yg bagus dan pernah terlintas dibenak kami. Namun untuk hal-hal yang masih ringan biasanya kita masih ke prinsip saling percaya, dan jika terlalu dibuat prosedural terlalu panjang kadang pengunjung merasa kurang nyaman. namun mungkin khusus “Instansi yg perlu” kita bisa pake materai ya. he he he…

      Balas
  • 7. Umi  |  Oktober 9, 2010 pukul 9:53 am

    Sepertinya harus ada negosiasi sebelum dilaksanakan sebuah kegiatan, Karena kawasan G.A.P adalah kawasan Ekowisata. tetapi ini adalah sebuah pembelajaran, semoga tidak terjadi hal yang sama selanjutnya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : @GunungApiPurba

Mari Memuliakan Warisan Bumi Mensejahterakan Masyarakat

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 407,398 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM

Liat Foto2 di FB


%d blogger menyukai ini: