Suka Duka Mengabdi di Masyarakat

Agustus 23, 2010 at 4:46 pm 4 komentar


“Mengabdi” sebuah kata dengan arti yang luas, dan dapat dilakukan oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Hal itu juga pernah kami alami dilingkungan terkecil kami. Disini penulis yang masih sedikit pegalaman ini akan berbagi cerita suka duka mengabdi kepada masyarakat yang telah dilakukan bersama-sama dengan team, kelompok komunitas pemudanya (karang taruna) maupun besama teman-teman dikampusnya.

*Ilustrasi (Team Karang Taruna Pengabdi Masyarakat)

*Ilustrasi (Team Karang Taruna Pengabdi Masyarakat)

Kita awali dari komunitas dirumah dimana penulis tinggal yaitu di Dusun Nglanggeran Kulon RT 14/03, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Yang dimana dilokasi itu penulis berada ditengah-tengah komunitas terkecil dari organisasi di Desa yaitu Karang Taruna Dusun, nama karang tarunanya adalah “Wahana Bhakti”. Organisasi yang beranggotakan pemuda satu dusun itu memiliki berbagai aktivitas dilingkungan dusun diantaranya adalah pengajian rutin pemuda, kerja bakti dusun, pengelolaan masjid, pengelolaan tanah kas dusun dan berbagai kegiatan sosial di desa. Suka Duka di Karang Taruna Wahana Bhakti penulis rasakan banyak suka yang dirasakan karena dengan anggota dan kegiatan yang masih lingkup kecil lebih mudah mengkoordinasikan dan memiliki pandangan dan keinginan yang sama sehingga tidak menemui masalah yang berarti. Ada beberapa hambatan kecil yang biasa dihadapi adalah melakukan regenerasi dan transfer ilmu keorganisasian ke adik-adik anggota lainnya karena masih belum adanya ketertarikan berorganisasi.

Meningkat diatasnya organisasi kepemudaan Tingkat 3 Dusun yang kemudian diakui menjadi organisasi karang taruna desa. “Karang Taruna Bukit Putra Mandiri” sebuah organisasi kepemudaan yang diikuti oleh 3 Dusun pada awalnya yaitu Nglanggeran Kulon, Nglanggeran Wetan, dan Gunung Butak kini dari Pemerintah Desa Nglanggeran mengakui untuk dijadikan organisasi karang taruna tingkat desa walau masih ada beberapa yang menyatakan tidak setuju karena fokus kegiatan dilakukan dalam lingkup 3 dusun. Kebetulan penulis dipecaya untuk menjadi ketua dari organisasi pemuda ini. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah pengelolaan Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba, melakukan pengelolaan tanah SG, melakukan koordinasi pengajian pemuda 3 Dusun, melakukan kegiatan-kegiatan olah raga, siskamling, pengelolaan UEP karang Taruna, pendampingan masyarakat, dll. Banyak suka duka yang dihadapi penulis selama berkecimpung di “Karang Taruna Bukit Putra Mandiri” sampai detik ini (22 Agustus 2010) antara lain : Mendapatkan pengalaman berorganisasi yang tidak didapatkan di bangku sekolahan, mendapat pengalaman bersosialisasi dengan masyarakat, memperoleh jaringan dengan dinas-dinas terkait (dinas Budpar Gunungkidul, Dinas Pariwisata DIY, Dinas Sosial DIY, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Perindagkoptam, dll), dapat mengasah kemampuan emosional dalam memecahkan suatu masalah serta masih banyak lagi manfaat yang didapatkan.

Selain suka ada duka juga yang dirasakan diantaranya adalah disat menjalankan kegiatan akan menguras waktu sehingga akan susah untuk bisa membagi waktu, berhadapan dengan masyarakat yang bermacam latar pendidikan dan berpendirian keras kepala, saking asyiknya berorganisasi dan terbawa dalam kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat hingga lupa tugas utama sebagai pelajar (sampai lupa mengerjakan sekripsi. He he he….)

Masuk ke Team PKM-M “Green Culture Team” yang juga dalam pengabdian masyarakat banyak suka duka yang dihadapi. Suka yang penulis rasakan adalah merasa senang mendapatkan kepercayaan dari dikti untuk menjalankan program yang diusulkan, memiliki team dengan berbagai latar belakang ilmu dan bisa bekerjasama dengan baik, adanya latihan manajemen waktu dan manajemen organisasi untuk mencapai tujuan bersama, adanya latihan manajemen keuangan juga, pokoknya lengkap, selain itu juga bisa bekerjasama dengan dinas-dinas terkait yang diajak bekerjasama. Tapi ada beberapa kendala yang harus dihadapi antaralain butuh waktu dan tenaga ekstra untuk menyiapkan alat dan kelancaran kegiatan, penyusunan proposal, laporan, dan mengatur waktu kuliah, kegiatan karang taruna serta kegiatan lain makin terasa padat. Tapi saya suka itu waktu-waktu menjadi tidak ada yang terbuang.

Terus ikut lagi di Organisasi HMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Industri) 2 periode dan dikepengurusan terakhir menjabat wakil Ketua, sama IMTII Zona Yogyakarta (Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Indonesia Zona Yogyakarta) menjabat menjadi ketua Departemen Mikat (Minat dan Bakat) banyak segudang suka dan duka yang penulis peroleh namun secara garis besar manfaat dan suka adalah yang saya rasakan.

Secara garis besar penulis bisa menarik kesimpulan bahwa sesuatu hal yang didasari untuk “Mengabdi” dan dilaksanakan dengan ikhlas, rasa senang hati, tanpa pamrih dan mengharap ridho Tuhan YME akan membuat kita bekerja dan beraktifitas dengan enjoy. Harapan penulis pada nantinya dimana pun saya berkarya, baik dilingkungan masyarakat, dikantor, dikampus, diperusahaan dan dimanapun ingin melakukan pengabdian dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT memberikan jalan yang diridhoinya. Amin… (Sugeng Handoko) Tetep Semangat dan Terus Berkarya…!!!

Entry filed under: Curhat Handoko. Tags: , , , , , , , .

Hasil Laporan PKM-M Gunung Api Purba Cinta Lingkungan “mencari dana” dengan menulis

4 Komentar Add your own

  • 1. irwan perantau  |  Agustus 23, 2010 pukul 8:32 pm

    saya salut dengan aktivitas yang padat dan prestasi anak muda seperti mas sugeng ini. Mudah2an bisa menjadi contoh teman-teman yang lain.

    Oya saya tertarik dengan sebuah puisi yang saya baca tidak sengaja. Intinya saya suka dengan puisi ini. Mungkin sekedar berbagi aja dengan teman-teman yang lain. siapa tahu bisa menjadi renungan.

    SIKAP

    Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
    Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

    Sikap lebih penting daripada ilmu,
    daripada uang, daripada kesempatan,
    daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
    daripada apapun yang mungkin dikatakan
    atau dilakukan seseorang.

    Sikap lebih penting
    daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
    Hal yang paling menakjubkan adalah
    Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
    sikap yang kita miliki pada hari itu.

    Kita tidak dapat mengubah masa lalu
    Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
    Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

    Satu hal yang dapat kita ubah
    adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
    dan itu adalah sikap kita.

    Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
    10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
    dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

    semoga bisa memberi insipirasi

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  Agustus 23, 2010 pukul 9:28 pm

      Terimakasih mas Irwan atas dukungan dan semangatnya, Puisinya juga sangat inspiratif dan bisa memompa semangat untuk tetap semangat dan terus berkarya. kalo diperkenankan akan saya bawa pulang untuk oleh-oleh teman2 dirumah sebagai pompa pemicu semangat agar tetap menyala. Terimakasih…

      Balas
  • 3. pi2k  |  Januari 4, 2011 pukul 8:42 pm

    lam kenal…salut buat semangat pagi karang taruna GAP gunung kidul..satu kata HEBAT…next time boleh kita study banding n ngeliat indahnya gunung disana…all out.. by aktivis karang taruna wates, kulon progo.

    Balas
    • 4. Sugeng Handoko  |  Januari 5, 2011 pukul 11:40 am

      salam kenal juga… Terimakasih atas apresiasinya. oke akan sangat senang sekali jika kita bisa share dan bertukar pengalaman….. Salam karang taruna Bukit Putra mandiri…

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : @GunungApiPurba

Persiapkan dan pastikan waktu longgar Sahabat Geopark untuk 7 Desember 2016. Akan ada penampilan "Gunung Sewu Night Specta". Menjemput Impian Mendunia... penampilan kesenian lokal kolaborasi dengan musik orkestra. Dimeriahkan permainan pencahayaan lampu yg akan ditembak didinding Gunung Api Purba. Akan menjadi pertunjukan yang spektakuler. Insyaallah... semoga Barokah.

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 407,175 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM

Liat Foto2 di FB


%d blogger menyukai ini: