Batuan Karst di Gunungkidul Dipromosikan Jadi Taman Bumi Dunia

Oktober 8, 2010 at 11:14 pm 3 komentar


Konferensi bersama Univeritas Kebangsaan Malaysia dengan Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta akan mempromosikan kawasan batuan karst di Kabupaten Gunungkidul menjadi taman bumi dunia. Dalam tahap pengamatan awal di dua kawasan geoheritage yaitu kawasan ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk dan kawasan wisata caving tubing Kali Suci, Semanu dinyatakan sudah memenuhi syarat untuk diajukan kepada jaringan Global Geopark Network United Nations Educational, Scientific and Cultural organization (GGN-UNESCO).

“Potensi geologi di Kabupaten Gunung Kidul memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri serta sudah dilakukan pengelolaan berbasis masyarakat sehingga dapat diangkat menjadi kawasan geopark dunia,” kata ahli Geologi UPN Yogyakarta, Prof. Sutanto, saat melakukan kunjungan bersama 25 ahli geologi Univesitas Kebangsaan Malaysia, di Wonosari,Gunung Kidul, Jumat (8/10).

Sementara itu, Guru Besar dalam Bidang Geologi Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof. Syafi`i Leman, mengatakan perlu adanya komitmen bersama secara nasional untuk mendukung usulan kawasan Gunung Kidul menjadi taman bumi International. “Untuk mewujudkan Kabupetan Gunung Kidul menjadi geopark dunia diperlukan semacam komite nasional yang secara khusus menangani usulan geopark Indonesia ke Unesco,” katanya.

Dia mengatakan taman bumi dunia atau geopark dunia yang berada di Asia Tenggara baru ada di Langkawi, Malaysia yang merupakan salah satu dari sebanyak 58 geopark dunia. “Indonesia belum memiliki kawasan geopark dunia padahal dilihat dari keindahan alam, nilai historis, serta kearifan lokal dalam pengelolaannya serta kelengkapan infrastruktur sudah memenuhi untuk dijadikan geopark dan menjadi tempat wisata yang menarik serta secara bisnis bernilai jual tinggi,” katanya. (Ant/Van)

Sumber : KRJogja.com

Jumat, 08 Oktober 2010 19:54:00

 

Komentar Saya :

Saya kutip tulisan diatas “Kawasan ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk dan kawasan wisata caving tubing Kali Suci, Semanu dinyatakan sudah memenuhi syarat untuk diajukan kepada jaringan Global Geopark Network United Nations Educational, Scientific and Cultural organization (GGN-UNESCO).”

Semoga dua kawasan tersebut nantinya bisa terealisasi untuk bisa dijadikan geopark dan tetap melibatkan masyarakat lokal untuk menjadi pelaku wisata, pengelola dan juga tetap selalu menjadi bagian utama dari geopark yang akan dikembangkan. Jangan sampai kita yang punya, kita yang rintis dan akhirnya menjadi penonton saja. Terimakasih kepada jaringan Global Geopark Network United Nations Educational, Scientific and Cultural organization (GGN-UNESCO) jika nanti bisa melakukan kerjasama.

Tertarik juga dengan ini :

“perlu adanya komitmen bersama secara nasional untuk mendukung usulan kawasan Gunung Kidul menjadi taman bumi International. “Untuk mewujudkan Kabupetan Gunung Kidul menjadi geopark dunia diperlukan semacam komite nasional yang secara khusus menangani usulan geopark Indonesia ke Unesco”

“taman bumi dunia atau geopark dunia yang berada di Asia Tenggara baru ada di Langkawi, Malaysia yang merupakan salah satu dari sebanyak 58 geopark dunia. “Indonesia belum memiliki kawasan geopark dunia padahal dilihat dari keindahan alam, nilai historis, serta kearifan lokal dalam pengelolaannya serta kelengkapan infrastruktur sudah memenuhi untuk dijadikan geopark dan menjadi tempat wisata yang menarik serta secara bisnis bernilai jual tinggi,”

Komentar saya : Semoga Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba bisa menjadi salah satu Geopark yang nanti dimiliki Indonesia, potensi alam sudah ada, potensi SDM juga ada tinggal penataan dan training. Jika menjadi salah satu komite insyaallah saya sangat berminat. he he he…

Entry filed under: Kliping, Wisata Alam Gunung Nglanggeran. Tags: , , , , , .

Tim UNESCO berkunjung ke Gunung Api Purba Bukit Nglanggeran Jadi Taman Bumi

3 Komentar Add your own

  • 1. Umi  |  Oktober 9, 2010 pukul 9:44 am

    Semoga Desaku tambah maju dan bisa membawa kemajuan pula untuk masyarakat desa Nglanggeran tanpa mengurangi sisi kealamiannya. Karena Gunung Api Purba merupakan salah satu Gunung yang menurut saya sangat langka dan memiliki keunikan tersendiri. Saatnya untuk melestarikan alam kita.

    Salam.

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  Oktober 9, 2010 pukul 11:29 am

      Iya… dari desa Untuk Negara….

      Balas
  • 3. arumaarifu  |  Oktober 9, 2010 pukul 9:12 pm

    waahhh desa bapakku bakalan keren….. South Mount = Gunung kidul…. yeeaaahh

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : @GunungApiPurba

Mari Memuliakan Warisan Bumi Mensejahterakan Masyarakat

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 407,398 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM

Liat Foto2 di FB


%d blogger menyukai ini: