Merasa Sendirian di Jakarta

Oktober 5, 2011 at 5:48 pm 6 komentar


Sugeng Handoko, anggota Karang Taruna Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk dikukuhkan sebagai pemuda pelopor Bidang Pariwisata 2011 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Ia tercatat sebagai pemuda yang paling gigih melakukan manajemen pariwisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Jasanya yang paling kentara adalah mengelola website Gunung Api Purba Nglanggeran hingga wisatawan berdatangan kelokasi tersebut.

Kliping Koran Harjo

Kliping Koran Harjo

Sebelum dinyatakan sebagai pemuda pelopor, Sugeng Handoko juga sudah menerima penghargaan Cipta Award 2011 dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) pada 27 September lalu.

Sugeng mengelola kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran Patuk sejak 2005 lalu melalui internet. Secara perlahan kemudian wisatawan mulai berdatangan setiap pekan meski jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Sugeng Handoko yang saat itu masih tercatat sebagai Mahasiswa Fakultas Teknik UAD kemudian mengumpulkan sejumlah pemuda karang taruna desa setempat untuk mengelola Gunung Purba.

“Tidak mudah untuk mengumpulkan, karena meyakinkan kawasan itu bisa dijadikan sebagai tempat wisata masih sangat sulit. Kebetulan saya hobi internet, kemudian saya manfaatkan hobi itu untuk memublikasikan Gunung Api Purba Nglanggeran,”ungkapnya, Minggu (2/10).

Geliat Gunung Api Purba Nglanggeran semakin terlihat setelah Sugeng Handooko dikukuhkan sebagai peraih Cipta Award 2011 dari Kemenbudpar. Sugeng naik Travel sendirian untuk menerima penghargaan di Hotel Nikko Jakarta. Dia juga merogoh kocek pribadinya karena tak dapat uang saku dari Pemkab.

Di Ibukota Sugeng sempat kebingungan dan tak tahu arah. Kebetulan ada kenalannya asal Gunungkidul yang menunjukan jalan ke Hotel Nikko.

“Saya ditolong sama warga Gunungkidul di Jakarta, kalau tidak ada dia saya tidak tahu jalannya kemana,” kata Sugeng.

Sesampai di Nikko, Sugeng lagi-lagi merasa sendian. Penerima penghargaan dari kabupaten lain diantar pejabat daerah. Bahkan penerima penghargaan dari Surabaya diantar oleh Gubernur Jawa Timur.

“Saya sempat berkomunikasi sekitar lima menit dengan Pak Mentri. Saya sampaikan kelebihan Gunungkidul. Beliau merespons, semoga Pemkab juga memberikan respons positif,” ujarnya.

Kini Gunung Api Purba Nglanggeran sudah populer. Dalam sebulan, ungkapnya, Nglanggeran mampu menghasilkan retribusi sekitar Rp. 600.000 hingga Rp.1 juta. Pendapatan itu selalu dilaporkan ke Pemerintah Desa Nglanggeran.

Sumber : Harian Jogja Express (Selasa Kliwon, 4 Oktober 2011)

Tanggapan saya:

Segala sesuatu untuk menuju puncak tertinggi memang memerlukan sebuah pendakian dan tantangan sebelum kita berada di puncak dan menghirup udara segar serta menyaksikan keindahan yang ingin kita capai. Hal itulah ibarat dari langkah perjuangan yang saya lakukan. Berusaha dan berupaya melakukan segala sesuatunya dengan ikhlas dan terbaik sehingga mendapat pengakuan/penghargaan dari pihak lain yang sebenarnya adalah efek samping yang sebagai motivasi untuk bisa melakukan lebih banyak dan lebih bermanfaat lagi.

Terkait perhatian dari Pemkab memang saya pribadi merasa prihatin, ketika saya berada didalam ruang acara di Hotel Nikko bersama para tokoh dan elite pejabat pariwisata (*karena saat itu bertepatan dengan hari pariwisata Dunia dan Hari pariwisata Indonesia) dan saya merasa sangat kecil karena tidak ada pendamping dari Pemkab atau dinas terkait. Namun hal itu tidak membuat nyali saya mengkerut, dengan modal nekat saya memberanikan diri menuju hotel Pak Jero Wacik (Mentri Budpar) untuk menyampaikan leaflet dan informasi wisata di Gunungkidul dan khususnya Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba. Karena saya punya mimpi Geopark yang dinyatakan layak oleh UNESCO dapat terealisasi di desa kelahiran saya.

Harapan saya ada perhatian khusus untuk pengembangan Gunungkidul menjadi lebih baik lagi. Saat ini dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul juga sudah baik dalam melakukan pendampingan, namun alangkah baiknya ketika ada perhatian dari dinas-dinas lain dan juga dari pemerintah kabupaten. Semoga impian menjadikan kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi Geopark dapat terwujud. Amin…. Tetap Semangat dan Terus Berkarya….!!! (Sugeng Handoko)

Entry filed under: Curhat Handoko, Kliping. Tags: , , , , .

Pemuda Pelopor Minim Perhatian Meskipun Minim Dukungan Pengelola Nglanggeran Berprestasi Nasional

6 Komentar Add your own

  • 1. dosko  |  Oktober 5, 2011 pukul 6:46 pm

    Wah, salut Mas. Ngapunten kolo wingi mboten saget mbiyantu nderekke dateng Hotel Nikko.
    Kemarin mau nawarin mampir di kost saya di daerah Jatinegara, tapi ragu jeh, hehehe. Lain kali kalo ke Jakarta monggo mampir.
    Sukses mawon, smoga menang di tingkat propinsi.

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  Oktober 6, 2011 pukul 1:14 pm

      oke mboten nopo2 pak, mungkin lain waktu lain kesempatan bisa silaturahmi dan ketemu njenengan.. suwun…

      Balas
  • 3. irwan  |  Oktober 7, 2011 pukul 9:11 am

    kalau sudah ada tekad saya yakin pasti bisa…yang penting sabar dan telaten aja…setiap perjuangan pasti ada rintangan, dan memang harus seperti itu.kalau kita mau menjadi besar pasti ada pengorbanan2 yang harus kita lakukan…tetap semangat dan kompak dengan kawan2 di lapangan…karena merekalah yang menjadi ujung tombak perjuangan cita2 pemuda nglanggeran.salam sukses untuk seluruh teman2 di KT BPM.

    Balas
    • 4. Sugeng Handoko  |  Oktober 7, 2011 pukul 10:21 am

      iya mas… mohon doa restunya aja biar bisa mengemban amanah dari masyarakat dengan lancar.

      Balas
  • 5. hamzah_pekalongan  |  November 6, 2011 pukul 8:50 am

    kenapa musti merasa sendirian mas….. kan ada sang putri yg cantik disebelahnya……selamat berjuang terus mas… demi “sang PURBA”…. hehehehe

    Balas
    • 6. Sugeng Handoko  |  November 8, 2011 pukul 11:59 am

      hehe… iya nih mas hamzah… disampingnya ini Putri Pariwisata 2011 mas….

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : @GunungApiPurba

Persiapkan dan pastikan waktu longgar Sahabat Geopark untuk 7 Desember 2016. Akan ada penampilan "Gunung Sewu Night Specta". Menjemput Impian Mendunia... penampilan kesenian lokal kolaborasi dengan musik orkestra. Dimeriahkan permainan pencahayaan lampu yg akan ditembak didinding Gunung Api Purba. Akan menjadi pertunjukan yang spektakuler. Insyaallah... semoga Barokah.

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 407,175 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM

Liat Foto2 di FB


%d blogger menyukai ini: