Posts filed under ‘Curhat Handoko’

Inovasi Untuk Indonesia Mandiri, dari Desa untuk Indonesia Tercinta

Indonesia merupakan sebuah Negara dengan berbagai macam kekayaan alam, budaya dan juga sumber daya manusia. Terdiri dari ribuan pulau, memiliki berbagai kekayaan alam, berbagai macam flora fauna, dan keindahan alam yang spektakuler. Dilihat dari banyaknya potensi dan kekayaan tersebut, Bangsa Indonesia yang sudah merdeka 67 tahun ini sepertinya belum berada pada posisi kesejahteraan yang diinginkan oleh rakyatnya. Hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat dan rakyat bangsa Indonesia secara keseluruhan. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, presiden, Menkokesra, politikus, atau pengusaha dan lainnya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Suatu Inovasi melihat Potensi kini menjadi Sebuah Rizki (Paket nanam padi di sawah)
Suatu Inovasi melihat Potensi kini menjadi Sebuah Rizki (Paket nanam padi di sawah)

Sudah saatnya kita bersama-sama melakukan Inovasi, merubah menuju kebaikan dan lebih produktif dari kegiatan yang kita lakukan. Dengan banyaknya profesi, pekerjaan dan aktivitas dari seluruh lapisan masyarakat seharusnya masing-masing fokus dan melakukan inovasi untuk bisa menjadi mandiri.

Hal tersebut juga kami lakukan sebagai seorang pemuda yang tinggal di salah satu desa, tepatnya di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Sudah ratusan tahun keberadaan desa kami ada dengan berbagai potensinya. Namun baru setelah melakukan inovasi secara mandiri di tahun 2007 perubahan yang cukup signifikan terjadi di Desa kami. Keberadaan Gunung Api Purba seluas 48 Ha yang berada ditengah-tengah desa menurut penelitian sudah ada sejak 60 juta tahun yang lalu. Namun memberikan dampak secara ekonomis di masyarakat baru dalam 5 tahun terakhir. Apa yang merubah dan memberikan dampak nilai ekonomis tersebut?

Inovasi oleh para pemuda pemudi yang melihat potensi yang ada yaitu bentangan alam pedesaan yang indah, adanya Gunung Api Purba, banyaknya potensi pertanian dan SDM para pemuda yang ada didesa ternyata setelah dilakukan inovasi untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dan dikemas menjadi Kawasan Ekowisata kini memberikan dampak positif yang luar biasa. Pemuda yang tergabung dalam “Karang Taruna Bukit Putra Mandiri” kini benar-benar menjadi pemuda Mandiri yang mengharumkan nama desanya dan juga mengangkat perekonomian masyarakat. Perkembangan karang taruna tersebut kini memiliki lembaga resmi berakta notaries untuk mewadahi segala aktivitas masyarakat dan pemuda yaitu “lembaga Sentra Pemuda Taruna Purba Mandiri”. Lembaga ini merupakan sentra kegiatan untuk mendampingi dan menampung segala aktivitas menuju kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang kami lakukanpun serasa mendapatkan berkah dan pertolongan dari Allah SWT dengan adanya BUMN yang juga telah melakukan inovasi setelah sekian tahun terdiam. BUMN tersebut adalah Bank Mandiri, sebuah lembaga keuangan yang melakukan inovasi dan turut memikirkan para pejuang-pejuang sosial, para wirausaha muda, dan juga seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Indonesia yang Mandiri. Kegiatan yang dilakukan Bank Mandiri melalui PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan) dalam program-programnya salah satunya yang kami ikuti adalah Mandiri Bersama Mandiri (MBM) Challange sangat memberikan manfaat yang besar kepada kami.

Team Pemuda Pengelola Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba untuk mewujudkan Desa Mandiri menuju Indonesia Mandiri

Team Pemuda Pengelola Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba untuk mewujudkan Desa Mandiri menuju Indonesia Mandiri

Alhamdulillah mimpi masyarakat desa Nglanggeran (lebih…)

Iklan

November 3, 2012 at 10:51 pm 10 komentar

Hasil Seleksi Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2011

Kepeloporan merupakan akumulasi dari semangat, sikap dan kesukarelawan yang dilandasi kesadaran diri atas tanggungjawab sosial untuk menciptakan sesuatu dan/atau mengubah gagasan menjadi suatu karya nyata yang dilaksanakan secara konsisten, gigih yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan diakui pemerintah.

Foto Bersama Pemuda Pelopor dan PSP-3 bersama pak Kusumo Priyono

Foto Bersama Pemuda Pelopor dan PSP-3 bersama pak Kusumo Priyono

Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan penghargaan kepada para pemuda-pemudi Bangsa Indonesia yang memiliki kepeloporan dan prestasi dimasyarakat dalam 5 bidang diantaranya bidang pendidikan, senibudaya dan pariwisata, kewirausahaan, teknologi tepatguna, dan kebaharian/kelautan. Sebelum mendapatkan penghargaan tersebut dilakukan seleksi dari tingkatan paling bawah yaitu tingkat kabupaten, provinsi, dan baru tingkat nasional. Untuk bisa dinilai dan diikutkan menjadi kandidat peserta harus mendaftar dulu dan mengisi formulir serta melengkapi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan.

Acara puncak dalam proses seleksi dan kegiatan peilihan pemuda pelopor tingkat nasional ini dilaksanakan pada bulan Oktober, khususnya pada hari Sumpah Pemuda. Untuk tahun 2011 ini dilakukan serangkaian acara dari tanggal 22-29 Oktober 2011 dengan rangkaian kegiatan ada Festival Pemuda dan Olahraga Indonesia (Indonesian Youth and Sport Festival) yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Jakarta pada tanggal 22-23 Oktober 2011. Selanjutnya tanggal 25-29 Oktober berlanjut kegiatan seleksi pemuda pelopor dan PSP-3 Berprestasi Tingkat Nasional.

Berikut adalah hasil dari seleksi yang telah dilaksanakan :

Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan :

1.      THANTIEN HIDAYATI Provinsi Jawa Timur jenis Kegiatan “Mendirikan Komunitas AKSARA menggagas pendidikan suplemen terpadu (integrasi pendidikan karakter dan minat bakat untuk anak) di Kota Malang”

2.      HENGKI WAHYUDI, S.Pd. Provinsi Kalimantan Barat jenis Kegiatan “Media alat peraga interaktif etno-media”

3.      MUTIA SUKMA Provinsi D.I. Yogyakarta “Mendirikan kelompok belajar Rejowinangun” (lebih…)

Oktober 31, 2011 at 12:38 pm 14 komentar

2 Pemuda Pelopor Gunungkidul wakili DIY

Wonosari – Dua pemuda asal Gunungkidul akan mewakili DIY dalam pemilihan pemuda pelopor tingkat nasional. Mereka adalah Demi Ardi Pamungkas, pemuda pelopor bidang kewirausahaan dan Sugeng Handoko dibidang Pariwisata.

Keduanya berhasil menyisihkan kabupaten lain di DIY dalam seleksi ketat yang digelar 4 Oktober lalu. Demi Ardi Pamungkas termasuk pemuda pelopor yang konsisten mengembangkan kewirausahaan dengan budidaya ternak lele. Mulai dari kolam kecil dilahan miliknya, kini ia mampu bermitra dengan memiliki sedikitnya 12 kolam dan melayani penjualan bibit ikan lele hingga luar jawa.

Berita Pemuda Pelopor

Berita Pemuda Pelopor

Sementara Sugeng, alumnus UAD Jogja menjadi pemuda pelopor berkat hobinya dengan dunia maya. Secara berlahan ia mempromosikan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, hingga saat ini mulai banyak dikunjungi. Melalui organisasinya Karang Taruna, Sugeng berhasil mengambil hati masyarakat sekitar untuk memiliki kesadaran terhadap wisata. (lebih…)

Oktober 13, 2011 at 11:09 am 12 komentar

Meskipun Minim Dukungan Pengelola Nglanggeran Berprestasi Nasional

Wonosari (KR)- Pengelola objek wisata alam Gunung Nglanggeran, Patuk Gunungkidul berhasil menjadi finalis kategori II Daya Tarik Wisata Alam dalam Lomba Cipta Award 2011 di tingkat nasional. Prestasi yang telah diraih ini merupakan tindak lanjut pada penilaian dari Kementrian Kebudayaan dan pariwisata dilakukan Agustus lalu.

Kliping Kedaulatan Rakyat

Kliping Kedaulatan Rakyat

“Keberhasilan memperoleh prestasi di tingkat nasional ini tanpa ada pihak yag mendampingi, sebab untuk keikutsertaan dari pihak manapun sangat minim, “ujar Sugeng Handoko, pengelola Gunung Nglanggeran, Kamis (6/10).

Ditanya terkait dukungan pemda, Sugeng menyatakan sangat minim. Sebab pengelola berbekal nekat, menghadiri pertemuan di Jakarta September lalu. Hasilnya cukup membanggakan, baik untuk pengelola Nglanggeran maupun kabupaten Gunungkidul. Sebab mampu bersaing ditingkat Nasional, bahkan bisa menjadi finalis II. “Harapannya kedepan (lebih…)

Oktober 9, 2011 at 10:22 am 1 komentar

Merasa Sendirian di Jakarta

Sugeng Handoko, anggota Karang Taruna Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk dikukuhkan sebagai pemuda pelopor Bidang Pariwisata 2011 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Ia tercatat sebagai pemuda yang paling gigih melakukan manajemen pariwisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Jasanya yang paling kentara adalah mengelola website Gunung Api Purba Nglanggeran hingga wisatawan berdatangan kelokasi tersebut.

Kliping Koran Harjo

Kliping Koran Harjo

Sebelum dinyatakan sebagai pemuda pelopor, Sugeng Handoko juga sudah menerima penghargaan Cipta Award 2011 dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) pada 27 September lalu.

Sugeng mengelola kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran Patuk sejak 2005 lalu melalui internet. Secara perlahan kemudian wisatawan mulai berdatangan setiap pekan meski jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Sugeng Handoko yang saat itu masih tercatat sebagai Mahasiswa Fakultas Teknik UAD kemudian mengumpulkan sejumlah pemuda karang taruna desa setempat untuk mengelola Gunung Purba.

“Tidak mudah untuk mengumpulkan, karena meyakinkan kawasan itu bisa dijadikan sebagai tempat wisata masih sangat sulit. Kebetulan saya hobi internet, kemudian saya manfaatkan hobi itu untuk memublikasikan Gunung Api Purba Nglanggeran,”ungkapnya, Minggu (2/10).

Geliat Gunung Api Purba Nglanggeran semakin terlihat setelah Sugeng Handooko dikukuhkan sebagai peraih Cipta Award 2011 dari Kemenbudpar. Sugeng naik Travel sendirian untuk menerima penghargaan di Hotel Nikko Jakarta. Dia juga merogoh kocek pribadinya karena tak dapat uang saku dari Pemkab.

Di Ibukota Sugeng sempat kebingungan dan tak tahu arah. Kebetulan ada kenalannya asal Gunungkidul yang menunjukan jalan ke Hotel Nikko.

“Saya ditolong sama warga Gunungkidul di Jakarta, kalau tidak ada dia saya tidak tahu jalannya kemana,” kata Sugeng.

Sesampai di Nikko, Sugeng lagi-lagi merasa sendian. Penerima penghargaan dari kabupaten lain diantar pejabat daerah. (lebih…)

Oktober 5, 2011 at 5:48 pm 6 komentar

Pemuda Pelopor Minim Perhatian

WONOSARI – empat pemuda yang terplih sebagai pemuda pelopor mengunjungi kantor biro Harian Jogja di Gunungkidul, Minggu (2/10). Keempatnya didampingi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendididkan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid.

Bersama Pemuda Pelopor se Gunungkidul

Bersama Pemuda Pelopor se Gunungkidul

Keempatnya yakni Demi Ardi Pamungkas pemuda pelopor bidang Kewirausahaan, Sugeng Hadoko bidang Pariwisata, M. Agus Nadjib bidang seni budaya dan Erna Rokhayati bidang pendidikan. Mereka mengungkapkan berbagai kelemahan Gunungkidul.

Demi Ardi Pamungkas, pemuda asal Madusari, Wonosari yang juga spesialis ternak lele mengatakan berkali-kali mengajukan proposal kepada Dinas Kelautan dan Perikana Gunungkidul namun tidak pernah ada respon. Sugeng Handoko yang terkenal sebagai pioner promosi wisata Gunung Api purba Nglanggeran juga menyampaikan akses jalan yang kadang masih menganggangi wisatawan. Curhat serupa juga disampaikan Erna Rokhayati, Guru PAUD didusun Piyuyon, Desa Pancarejo, Semanu. Dia menyatakan fasilitas belajar untuk anak usia dini di Gunungkidul masih minim. (lebih…)

Oktober 5, 2011 at 5:37 pm 1 komentar

Penganugrahan CIPTA AWARD 2011 di Terima juga Oleh Gunung Api Purba Nglanggeran

Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata melalui Direktorat Jendral Pengembangan Destinasi Pariwisata, melakukan pengaugrahan kepada pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) berwawasan lingkungan yang bertajuk “Citra Pesona Wisata (CIPTA AWARD)” Tahun 2011.

Pengelola GAP 3 dari Kiri Bersama Mentri Budpar Jero Wacik

Pengelola GAP 3 dari Kiri Bersama Mentri Budpar Jero Wacik

Penganugrahan ini bertujuan untuk mendorong para pengelola DTW agar meningkatkan kualitas daya tarik wisata dan kapasitas pengelolaan yang berkelanjutan serta berwawasan lingkungan serta untuk mengimplementasikan “Fourth track strategy”, yaitu pembangunan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi (pro-growth), melalui penciptaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk masyarakat (pro-job) serta berpihak pada kepentingan masyarakat kurang mampu (pro-poor) dan pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan (pro environment) termasuk pelestarian nilai-nilai budaya.

Sugeng Handoko (Pengelola GAP) di Hotel Nikko 27 September 2011

Sugeng Handoko (Pengelola GAP) di Hotel Nikko 27 September 2011

Kategori yang dianugerahkan dalam CIPTA AWARD 2011 atara lain kategori daya tarik wisata alam daya tarik wisata budaya, dan daya tarik wisata buatan yang dikelola oleh instansi Pemerintah/ Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik (BUM) Negara/Daerah/Swasta, atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)/Kelompok Masyarakat dan Perorangan.

Jumlah peserta yang telah  mendaftar CIPTA AWARD 2011 adalah 131 DTW dari 17 provinsi di seluruh Indonesia. Dari 131 pendaftar ini, sejumlah 57 DTW berhasil lolos proses verifikasi. Kemudian setelah diseleksi oleh tim juri diperoleh 21 finalis DTW. Penilaian mdilakukan dengan menerapkan tigakriteria antara lain aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya. Kemudian para finalis ini akan dipilih sebanyak 7 DTW sebagai juara terbaik untuk kategori pengelola daya tarik Wisata Alam, daya tarik Wisata budaya, dan daya tarik Wisata Buatan yang dikelola instansi Pemerintah/ Pemerintah Daerah, BUMN/BUMD/BUMS, serta LSM/Kelompok Masyarakat dan perorangan.

Penganugrahan CIPTA AWARD 2011 kepada para pemenang diberikan langsung oleh Mentri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE saat acara puncak yag diselenggarakan di Hotel Nikko Jakarta pada tanggal 27 September 2011, bertepatan dengan Hari pariwisata Dunia dan Hari pariwisata Indonesia.

Team Juri Cipta Award 2011 (lebih…)

September 29, 2011 at 2:52 pm 13 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Follow IG : @GunungApiPurba

Desa Wisata Nglamggeran: Ayo ke Gunung Api Purba hari ini Sabtu 9 Desember 2017 ada Jambore Pokdarwis Nasional dan Pameran Pokdarwis Berprestasi di Indonesia.
.
Acara bersama @kemenpar membangun Jejaring Pokdarwis Nasional. Bersilaturahmi, Belajar dan Berbagi. Mengunjungi Destinasi dan Juga Promosi bersama. Mampir juga ke @griya.cokelat.nglanggeran 
#JamborePokdarwisNasional #kemenpar #DesaWisataNglanggeran #Desawisata #InovasiDesa

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 435,589 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 61 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM