Mbah Maridjan Ditemukan Meninggal Dunia dalam Posisi Sujud di Dapur

Oktober 27, 2010 at 8:42 am 23 komentar


Jakarta – Akhirnya misteri keberadaan Mbah Maridjan terpecahkan. Kuncen Gunung Merapi itu ditemukan Tim SAR telah meninggal dunia. Mbah Maridjan meninggal dalam posisi sujud.

“Ditemukan di dapur dalam posisi sujud,” kata anggota Tim SAR, Suseno, saat ditemui di RS Sardjito, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).

Mbah Marijan

Mbah Marijan

Tim evakuasi segera membawa jenazah Mbah Maridjan ke tempat yang aman. Jasad Mbah Maridjan yang lahir pada 1927 ini kini tengah diidentifikasi di rumah sakit.

“Tim mengevakuasi Mbah Maridjan sekitar pukul 05.00 WIB,” tambah Suseno.

Pada Senin (26/10) malam sempat tersiar kabar Mbah Maridjan masih hidup. Namun kini setelah tim evakuasi melanjutkan pencarian dipastikan Mbah Maridjan meninggal dunia. Di kawasan rumah Mbah Maridjan, ada 16 orang yang ditemukan tewas.

Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu pun sebelumnya mendapatkan kabar bahwa Mbah Maridjan meninggal dunia karena ada jenazah yang mirip dengan pembantu setia (alm) Sultan HB IX itu. Kabar terbaru ini berarti juga meluruskan informasi yang berkembang sebelumnya bahwa pria bergelar Raden Ngabehi Surakso Hargo itu telah diselamatkan dalam kondisi lemas semalam. (ndr/nrl)

 

Sumber : detiknews.com

Entry filed under: Kliping. Tags: , , , .

Sumpah Pemuda Mbah Maridjan Dipastikan Meninggal Dunia

23 Komentar Add your own

  • 1. Rianruli  |  Oktober 27, 2010 pukul 10:18 am

    hmmm…udah pasti belum sih??? kok simpang siur gini…kalo bener, semoga beliau mendapat tempat yang layak di sisiNYA.AMIN.
    juga untuk korban yang lain.

    Balas
    • 2. Sugeng Handoko  |  Oktober 27, 2010 pukul 10:23 am

      Iya Sudah Pasti…

      Balas
    • 3. S. Wihadi  |  Oktober 27, 2010 pukul 3:45 pm

      Kalau saja pemerintah ata petugas yang berwenang belum mengingatkan bahwa kondisi merapi sudah sangat berbahaya, saya tidak menyayangkan sikap mbah Marijan, tetapi kan sudah diperingatkan tapi masih juga nekat apakah itu tidak namanya bundi? oke rejeki, jodoh. kelahiran kematian itu urusan Allah tapi kan manusia masih diwajibkan ikhtiar, nah ikhtiar tadi ya menghindar dan mengungsi dong kan sudah disiapkan tempatnya. Ini kalo benar mbah Marijan meninggal lho.

      Balas
  • 4. Mas Arya Herlambang  |  Oktober 27, 2010 pukul 10:46 am

    MUDAH-MUDAHAN AMAL&IBADAH NYA SELAMA MENGEMBAN TUGAS SBAGAI JURU KUNCEN MERAPI ..DI TERIMA DI SISIH ALLAH SWT..AMIIIIIIN…

    Balas
    • 5. Sugeng Handoko  |  Oktober 27, 2010 pukul 11:54 am

      amin…

      Balas
  • 6. ikhsan gunawan  |  Oktober 27, 2010 pukul 11:43 am

    masih simpng siur, yg bner yng mana….??

    Balas
  • 8. masrub  |  Oktober 27, 2010 pukul 11:53 am

    walahh…
    mungkin gengsi mau turun untuk mengungsi tuh si embah…
    wekekeke….

    eniwe, semoga arvah beliau diterima disisiNya

    Balas
    • 9. Sugeng Handoko  |  Oktober 27, 2010 pukul 11:56 am

      iya c… harusnya tetep memperhatikan himbauan pemerintah dan tetep waspada. Memang sudah ditakdirkan begitu mungkin. he he he…

      Balas
  • 10. mieny_angel  |  Oktober 27, 2010 pukul 1:19 pm

    SEmoga Amal Ibadahnya diterima disisi-Nya..Amin

    Balas
    • 11. dhenmas hartono  |  Oktober 27, 2010 pukul 2:13 pm

      kami sekeluarga ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Mbah Marijan mudah2 amal ibadahnya diterima disisi-Nya…Amin..

      Balas
  • 12. tokofarah  |  Oktober 27, 2010 pukul 1:33 pm

    ina lillahi wa inna ilaihi raji’un

    Balas
  • 13. dhenmas hartono  |  Oktober 27, 2010 pukul 2:09 pm

    kami sekluarga ikut berbelasungkawa atas meninggalnya mbah marijan semoga diterima disisi-Nya .

    Balas
  • 14. sugen teguh  |  Oktober 27, 2010 pukul 2:11 pm

    amin ya allah …..

    semoga terima di sisimu ya allah…..

    amin

    Balas
  • 15. Bisnis Organik  |  Oktober 27, 2010 pukul 3:23 pm

    yah , kirain mbah selamet , tdi pagi mah berita nya masih simpang siur dan aku masih mengira mbah selamet , eh , baru baca Mbah Maridjan meninggal ,
    inallilahi wa inallilahi roujiunn ..
    smoga amal ibadah nya di terima di sisi ALLAH S.W.T .
    AMMIN

    Balas
  • 16. Irfan Soetardjo  |  Oktober 27, 2010 pukul 4:20 pm

    Mang Bener ya Mbah Maridjan telah meninggal ? Smoga Amal Ibadahnya diterima di sisi-Nya, Amien……

    Balas
  • 17. Mbah Maridjan Tewas « Dimas94 blog  |  Oktober 27, 2010 pukul 7:05 pm

    […] Mbah Maridjan Ditemukan Meninggal Dunia dalam Posisi Sujud di Dapur […]

    Balas
  • 18. Dedy  |  Oktober 27, 2010 pukul 8:06 pm

    smga amal nbdhnya ditrma disisi-Nya n keteladananya dlm menjalankn mandat dicontoh olh pemimpin2 negri ini.

    Balas
  • 19. marsana i made  |  Oktober 27, 2010 pukul 8:19 pm

    Turut berduka cita pada Mbah Maridjan, smoga yang ditinggalkan tabah menghadapi bencana sebagai bagian dari takdir

    Balas
  • 20. suwandi  |  Oktober 27, 2010 pukul 10:31 pm

    semoga diterima segala amal kebaikannya selama didunia dan mendapatkan amal yang setimpal ….Amiinnnn

    Balas
  • 21. rinto  |  Oktober 28, 2010 pukul 7:08 am

    seoga amal ibadah simbah diterima disinya amien……

    Balas
  • 22. risna  |  Oktober 28, 2010 pukul 2:20 pm

    Semoga amal baiknya diterima,dan semoga meninggal dalam keadaan taubat dari segala dosa dan syirik-syiriknya.

    Balas
    • 23. Sugeng Handoko  |  Oktober 28, 2010 pukul 8:22 pm

      Amin…. Semoga…

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow IG : @GunungApiPurba

Persiapkan dan pastikan waktu longgar Sahabat Geopark untuk 7 Desember 2016. Akan ada penampilan "Gunung Sewu Night Specta". Menjemput Impian Mendunia... penampilan kesenian lokal kolaborasi dengan musik orkestra. Dimeriahkan permainan pencahayaan lampu yg akan ditembak didinding Gunung Api Purba. Akan menjadi pertunjukan yang spektakuler. Insyaallah... semoga Barokah.

Translate

RSS Berita Terbaru

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip Tulisan

Informasi Pengunjung

  • 407,175 Pengunjung

Pengunjung Situs Ini

Dari mana saja yang Kesasar

free counters

Website

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya

Cintai Desa Kita Cintai Indonesia Kita

Hubungi YM

Liat Foto2 di FB


%d blogger menyukai ini: